Sabtu, 05 Mei 2012

Sisi Aneh...




Malam ini aku sendiri di kamar. Masih saja seperti malam minggu biasanya, aku tetap sendiri. Meskipun begitu, aku tak pernah mengutuk keadaan ini. Di dunia ini aku hanya mencari seorang teman, yah seorang teman. Meskipun satu kata ini tampak tak asing lagi di telinga kita, namun pada kenyataannya sangat sulit tuk mendapatkan seorang teman yang memang benar-benar menjadi teman dalam hidup ini.

Malam ini langit sangat cerah, tak seperti biasanya. Aku memandanginya dari teras depan kamarku. Benar-benar tak seperti biasanya. Aku dapat melihat bintang dan yang paling spesial adalah supermoon yang sedang memajang di langit. Sungguh indah langit malam ini.

Aku teringat sebuah kutipan yang baru saja aku jadikan status di facebook, "Menatap ke langit di malam hari yang cerah yang di penuhi bintang-bintang adalah hal yang sangat menakjubkan, membuat kita sadar akan betapa kecilnya kita. Membuat kita sadar, betapa besarnya kekuasaan Tuhan yang telah menciptakan alam semesta dengan segala kesempurnaannya.". Ya, aku setuju dengan kutipan ini. Langitlah yang membuatku tersadar bahwa kita ini tak ada artinya apa-apa, kita hanyalah sepercik kekuasaan Tuhan dengan kesempurnaannya.

Dengan hanya menatap langit di malam hari saja, aku sudah merasa memiliki jutaan bahkan triliunan teman di atas sana. Terkadang aku curhat dengan bintang-bintang itu, memang  kalo ku pikir-pikir lagi agak sedikit aneh jika curhat dengan benda mati. Tapi bagiku itu lebih baik dari pada aku curhat dengan makhluk hidup yang bisanya malah menyampaikan curhatanku dan menjadikannya topik untuk gosip. . . -.-"

ah, segitu aja curhatku tentang langit dan bintang-bintang di malam ini. :)
Mungkin besok aku akan mencari tempat baru lagi yang ingin aku singgahi. . .
Eh, tak tambahi foto langit yang paling aku suka deh, , , ^.^




Jumat, 04 Mei 2012

Tempat Yang Ingin Ku Singgahi. . .

Tak ada tempat lain yang ingin aku singgahi, yah hanya satu tempat yang ingin aku singgahi. . .
PANTAI...

Hmmm, tempat ini damai banget. Di tempat ini aku bisa berbicara dengan diriku. Meski aku dapat berbicara dengan diriku, tetap saja aku memiliki sebuah impian tuk berada di tempat ini bersama seseorang yang benar-benar tulus mencintaiku...








Only You and Me 




Senin, 30 April 2012

Saat Dandelion Baru Terlepas. . .

Aku adalah sebuah benih Dandelion yang baru saja terlepas dari sang Bunga Dandelion yang indah. Aku sangat kecil, sehingga mudah diterbangkan oleh angin. Akupun tak membenci angin yang sengaja menerbangkanku. Mungkin angin ingin aku mandiri, mencari tempat tinggal sendiri. Aku pun memulai perjalanan hidupku yang baru dari sini.
Inilah gambarku saat pertama kali memulai langkah pertamaku. . .


Dalam perjalananku ini, aku ingin berjalan mengikuti arah angin. Yah, aku terjatuh karena adanya gaya gravitasi bumi yang memaksaku untuk menuju pusat bumi. Akan tetapi, arti dari sebuah perjalanan adalah memiliki perpindahan (*uda kayak rumusan usaha dalam fisika aj, jika tidak ada perpindahan maka tak ada usaha. hahaha ). Maka dari itu, tak hanya daun jatuh saja yang tak pernah membenci angin. Dandelion kecilpun begitu, dia tak pernah membenci angin yang menerbangkannya. Ia bersahabat dengan angin. Karena angin  Aku sadar ini adalah pilihan hidupku yang akan aku jalani sendiri, biarpun aku melihat semua teman dekatku yang setiap kali berjalan keluar kos pasti ada saja teman yang menyapanya. Sedangkan aku?? Sangat jarang ada seseorang yang mengenalku saat aku berjalan keluar dari kamar ini. Aku tak pernah menangis hanya karena aku tak populer dikampus, aku juga tak pernah berharap menjadi orang paling pintar di kelasku.